Gregor Johann Mendel Pahlawan Pangan

Ilmu Genitika merupakan cabang ilmu Biologi yang mempelajari tentang gen/ genetik, atau mempelajari sifat yang diwariskan organisme pada generasi berikutnya. Dalam ilmu genetik meneliti : material pembawa sifat / gen diwariskan pada organism, bagaimana cara sifat/ gen diwariskan.

Teori Ilmu Genetik modern pertamakali ditemukan oleh seorang pendeta bernama Gregor Johann Mendel ( July 20, 1822 – January 6, 1884 ) yang merupakan hasil dari experiment yang dibuatnya pada tahun 1856 dan 1863 dengan meneliti perkawinan silang tanaman kacang polong.

Hasil dari penelitian Mendel membuktikan adanya keteraturan gen hasil dari perkawinan silang yang kemudian melahirkan Hukum Mendel, sebagai berikut :
1. Hukum pemisahan (segregation) dari Mendel, juga dikenal sebagai Hukum Pertama Mendel.
2. Hukum berpasangan secara bebas (independent assortment) dari Mendel, juga dikenal sebagai Hukum Kedua Mendel.
Manfaat Ilmu Genetika sangat penting dalam menyertai kelangsungan hidup manusia diabad ini karena dengan Ilmu Genetik manusia dapat menciptakan ras baru yang sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai contoh dengan pengembangan ilmu genetik manusia mampu menyediakan bibit-bitit tanaman hasil persilangan yang mememiliki sifat-sifat tanaman yang tahan terhadap serangan hama, menghasilkan buah banyak, dan masa panen yang pendek, sehingga varitas tanaman hasil persilangan tersebut mampu memenuhi kebutuhan pangan dengan tingkat keberhasilan lebih tinggi, hasilnya lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan dengan jenis tanaman aslinya.

Gregor Johann Mendel disebut pahlawan pangan karena sulit dibayangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan seperti padi, gandum, susu, telur, jagung dan daging diabad ini dengan jumlah penghuni bumi yang terus bertambah, lahan pertanian yang terus berkurang tentunya tak ter-elakkan manusia kini menggunakan bibit – bibit hasil persilangan.