Alexander Flaming

Kemajuan dunia pengobatan diabad ini tidak akan melupakan jasa seorang yang bernama Sir Alexander Fleming (6 Agustus 1881 - 11 Maret 1955) yang telah bekerja keras menemukan enzim lisozim dan zat antibiotik Penisilin.

Sir Alexander Fleming seorang ahli mikro biologi dan dokter tentara yang hidup pada masa perang dunia II sebagai kapten Royal Army Medical Corps pada rumah sakit yang berada di garis depan medan pertempuran untuk membantu mengobati rekan rekan tentara Inggris yang terluka akibat perang.

Sebelum ditemukannya Antibiotik Penisilin para korban yang terluka diobati dengan antiseptik yang menurut Sir Alexander Fleming dalam tulisannya di jurnal medis The Lancet pada perang dunia I, menyimpulkan penggunaan antiseptic tidak efektif untuk mengobati infeksi. Antiseptik hanya mampu bekerja efektif dipermukaan akan tetapi antiseptic tidak mampu bekerja pada bagian luka lebih dalam.

Bahkan pada kasus tertentu antiseptic akan memperburuk kondisi pasien karena antiseptik lebih efektif membunuh pertahanan imunologi pasien dari pada membunuh bakteri menyerang.
Temuan Alexander Flaming tentang penesilin yang mampu mengobati infeksi bakteri diterbitkan dalam British Journal of Experimental Pathology tahun 1929.

Antibiotik Penisilin hasil penelitian dari Alexander Fleming ini hingga kini masih digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan bahkan mampu mengobati jenis penyakit seperti sifilis, gangrene dan TBC.